Selasa, 27 Maret 2012

Sistem Pencernaan Pada Manusia


SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA
A.Pengertian
 Agar makanan yang kita makan dapat di serap di usus halus, maka makanan itu harus di ubah menjadi bentuk sederhana melalui proses pencernaan, zat makanan yang mengalami proses pencernaan di dalamtubuh adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Sedangkan unsur-unsur mineral, vitamin, dan air tidak mengalami proses pencernaan. Proses pencernaanpada manusia dapat di bedakan menjadi dua macam yaitu proses pencernaan secara mekanik dan kimiawi (enzimatis). Saat kalian mengunyah makanan seperti nasi, roti, umbi dan pisang berarti proses pencernaan mekanik (fisik) sedang berlangsung. Dan, proses pencernaan mekanik adalah proses perubahan makanan dari bentuk besar atau kasar menjadi bentuk kecil atau halus. Pada manusia dan mamalia umumnya proses pencernaan mekanik dilakukan dengan menggunakan gigi. Berarti, proses pencernaan kimiawi pun sedang terjadi. Dan proses pencernaan kimiawi adalah proses perubahan makanan dari zat yang kompleks menjadi zat-zat yang lebih sederhana dengan menggunakan enzim. Enzim adalah zat kimia yang dihasilkan oleh tubuh yang berfungsi mempercepat reaksi-reaksi kimia dalam tubuh.
Proses pencernaan makanan pada manusia melibatkan alat-alat pencernaan makanan yang kita makan. Alat pencernaan makanan dapat di bedakan atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.
Saluran pencernaan manusia memanjang dari mulut sampai anus, terdiri dari mulut (kaum olis), kerongkongan (esofagus), lambung (ventlikulus), usus halus (intestinum), usus besar (kolon), dan anus.
Kelenjar pencernaan menghasilkan enzim-enzim yang membantu proses pencernaan kimiawi. Kelenjar air liur, kelenjar getah lambung, hati (hepar), dan pankreas.
B. Sistem pencernaan pada manusia
1. Mulut             
Di dalam mulut terdapat alat-alat yyang membantu dalam proses pencernaan, yaitu: gigi, lidah, dan kelenjar ludah (air liur). Dan di dalam ronggga mulut, makanan menggalami pencerrnaan secara mekanik dan kimiawi.
a. Gigi
Gigi berfungsi untuk mengunyah makanan sehingga makanan menjadi halus. Gigi dapat di bedakan atas empat macam yaitu, Gigi seri, gigi taring, gigi geraham depan dan gigi geraham belakang. Secara umum, gigi manusia terdiri dari tiga bagian, yaitu: Mahkota gigi (korona), leher gigi (kolum), dan akar gigi (radiks). Setiap gigi memiliki bentuk mahkota gigi yang berbeda-beda. Gigi seri berbentuk seperti pahat runcing, dan gigi geraham berbentuk agak silindris dengan permukaan lebar dan datar berlekuk-lekuk dan gigi taring yang berbentuk seperti pahat runcing berfungsi untuk merobek makanan. Sedangkan gigi geraham dengan permukaan yang lebar dan datar berlekuk-lekuk, berfungsi untuk mengunyah.
Leher gigi merupakan bagian gigi yang terlindung dalam gusi, sedangkan akar gigi merupakan bagian gigi yang tertanam di dalam rahang. Tulang gigi tersusun atas zat dentin. Sum-sum gigi (pulpa), merupakan rongga gigi yang di dalamnya terdapat serabut saraf dan pembuluh_pembuluh darah.
Pada bayi, gigi sudah mulai tumbuh pada usia 6 bulan. Gigi pertama yang tumbuh disebut gigi susu. Gigi anak-anak pada usia 6 tahun jumlahnya 20 yang terdiri dari 8 gigi seri, 4 gigi taring, dan 8 gigi geraham.

Pada anak berusia 6 tahun, gigi berjumlah 20, dengan susunan sebagai berikut :1) Gigi seri (dens insisivus), berjumlah 8 buah, berfungsi memotong
     makanan.
2) Gigi taring (dens caninus), berjumlah 4 buah, berfungsi merobek

     makanan.
3) Gigi geraham kecil (dens premolare), berjumlah 8 buah, berfungsi

    mengunyah makanan.

Struktur luar gigi terdiri atas bagian-bagian berikut :
1) Mahkota gigi (corona) merupakan bagian yang tampak dari luar.
2) Akar gigi (radix) merupakan bagian gigi yang tertanam di dalam

     rahang.
3) Leher gigi (colum) merupakan bagian yang terlindung oleh gusi.


Adapun penampang gigi dapat diperlihatkan bagian-bagiannya sebagai berikut.
1) Email (glazur atau enamel) merupakan bagian terluar gigi. Email merupakan struktur terkeras dari tubuh,mengandung 97% kalsium dan 3% bahan organik.
2) Tulang gigi (dentin), berada di sebelah dalam email,tersusun atas zat dentin.
3) Sumsum gigi (pulpa), merupakan bagian yang palingdalam. Di pulpa terdapat kapiler, arteri, vena, dan saraf.
4) Semen merupakan pelapis bagian dentin yang masukke rahang
.
        b.Lidah
Lidah berfungsi untuk mengaduk makanan di dalam rongga mulut dan membantu mendorong makanan ( proses penelanan ). Selain itu lidah juga berfungsi sebagai alat pengecap yang dapat merasakan manis, asin, pahit, dan asam.

Lidah dalam sistem pencernaan berfungsi untuk membantu mencampur
dan menelan makanan, mempertahankan makanan agar berada di antara gigi-gigi atas dan bawah saat makanan dikunyah serta sebagai alat perasa makanan.Lidah dapat berfungsi sebagai alat perasa makanan karena mengandung banyak reseptor pengecap atau perasa. Lidah tersusun atas otot lurik dan permukaannya dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak mengandung kelenjar lendir (mukosa).
       c. Kelenjar ludah
Kelenjar ludah menghasilkan ludah atau air liur ( saliva ). Kelenjar ludah dalam rongga mulut ada 3 pasang, yaitu:
- Kelenjar parotis, terletak di bawah telinga
- Kelenjar submandibulavis, terletak di rahang bawah
- Kelenjar sublingualis, terletak di bawah lidah.
Ludah berfungsi untuk memudahkan penelanan makanan. Selain itu, lidah juga melindungi selaput mulut terhadap panas, dingin, asam, dan basah.Didalam ludah terdapat enzim ptialin ( amilase ). Enzim ptialin berfungsi mengubah makanan dalam mulut yang mengandung zat karbohidrat ( amilum ) menjadi gula sederhana ( maltosa ). Maltosa mudah di cerna oleh organ pencernaan selanjutnya. Enzim ptialin beketja dengan baik pada PH antara 6, 8-7 dan suhu 37oC.
d. Proses penelanan makanan
Proses penelanan makanan contohnya lidah terangkat sehingga menelan makanan yang telah kita kunyah kelangit-langit lunak ( tekak ). Langit-langit lunak terangkat, menutup rongga hidung, sedangkan lidah tetap menekan langit-langit dan menutup rongga mulut. Epiglotes terangkat menutup lubang ke arah saluran pernapasan.
2. Kerongkongan
Kerongkongan ( esofagus ) merupakan saluran penghubung antara rongga mulut dengan lambung, kerongkongan berfungsi sebagai jalan makanan yang telah di kunyah menuju lambung, jadi, pada kerongkongan tidak terjadi proses pencernaan.
Otot kerongkongan dapat berkontraksi secara bergelombang sehingga dapat mendorong makanan masuk ke dalam lambung, gerak kerongkongan ini di sebut gerak peristalis.Gerak peristalis merupakan gerak kembang kempis kerongkongan untuk mendorong makanan ke dalam lambung.
Makanan di dalam kerongkongan hanya sekitar enam detik. Bagian pangkal kerongkongan ( paring ) berotot lurik, artinya kita menelan makanan jika telah di kunyah sesuai dengan kehendak kita. Akan tetapi, sesudah proses penelanan sehingga mengeluarkan proses. Kerja otot-otot organ pencernaan selanjutnya tidak menurut kehendak kita ( tidak di sadari ).

   3. Lambung
Lambung ( Ventrikulus ) merupakan kantung besar yang terletak disebelah kiri rongga perut. Lambung sering pula disebut perut besar atau kantung nasi.
Lambung terdiri dari 3 bagian yaitu bagian atas ( kardiak ), bagian tengah yang membulat ( fundus ), dan bagian bawah ( pilorus ). Kardiak berdekatan dengan hati dan berhubungan dengan kerongkongan. Pilorus berhubungan langsung dengan usus dua belas jari. Di bagian ujung kardiak dan pilorus terdapat klep ( sfigter ) yang mengatur masuk dan keluarnya makanan ke dalam dari lambung.
Dinding lambung terdiri dari otot yang tersusun melingkar, memanjang, dan menyerong. Otot-otot tersebut menyebabkan lambung berkontraksi. Akibatnya kontraksi otot lambung, makanan teraduk dengan baik sehingga akan bercampur merata dengan getah lambung. Hal ini menyebabkan makanan didalam lambung berbentuk seperti bubur.
Dinding lambung mengandung sel-sel kelenjar yang berfungsi sebagai kelenjar pencernaan yang menghasilkan getah lambung. Getah lambung mengandung air lendir ( musin ), asam lambung, enzim renim, dan enzim pepsinogen. Getah lambung bersifat asam karena banyak mengandung asam lambung.
Asam lambung berfungsi membunuh kuman penyakit atau bakteri yang masuk bersama makanan dan juga berfungsi untuk mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin-pepsin yang berfungsi memecah protein menjadi pepton dan proteosa-enzim renin berfungsi menggumpalkan protein susu (kasein) yang terdapat dalam susu. Adanya enzim renin dan enzim pepsin menunjukkan bahwa didalam lambung terjadi proses pencernaan kimiawi.Getah lambung juga mengandung HCl/asam lambung dan enzim-enzim pencernaan seperti renin, pepsinogen, dan lipase.

Asam lambung memiliki beberapa fungsi berikut :a. Mengaktifkan beberapa enzim yang terdapat dalam getah lambung,
    misalnya pepsinogen diubah menjadi pepsin. Enzim ini aktif memecah
   protein dalam bolus menjadi proteosa dan pepton yang mempunyai
   ukuran molekul lebih kecil.
b. Menetralkan sifat alkali bolus yang datang dari rongga mulut.
c. Mengubah kelarutan garam mineral.
d. Mengasamkan lambung (pH turun 1–3), sehingga dapat
membunuh

    kuman yang ikut masuk ke lambung bersama bolus.
e. Mengatur membuka dan menutupnya katup antara lambun dan usus dua

    belas jari.
f. Merangsang sekresi getah usus.


 Selain menghasilkan enzim pencernaaan, dinding lambung juga menghasilkan hormon gastrin. Hormon gastrin berfungsi untuk mengeluarkan (sekresi) getah lambung.
Lambung dapat meregang sampai dapat menyimpan 2 liter cairan, makanan umumnya dapat bertahan 3-4 jam didalam lambung. Dari lambung , makanan sedikit demi sedikit keluar menuju usus 12 jari melalui sfingter pilorus.

4. Usus Halus
Usus halus merupakan tempat penyerapan sari makanan dan tempat terjadinya proses pencernaan yang paling panjang.
Pangkreas menghasilkan getah pangkreas yang mengandung enzim-enzim sebagai berikut:
- Amilopsin (amilase pangkreas) yaitu enzim yang mengubah zat tepung
  (amilum) menjadi gula yang lebih sederhana.
- Steapsin (lipase pangkreas) yaitu, enzim yang mengubah lemak menjadi
  asam lemak dan gliserol.
- Tripsinogen yang belum aktif di aktifkan menjadi tripsin yaitu
  enzimyang mengubah protein dan pepton menjadi dipeptida dan asam
   amino yang siap diserap oleh usus halus.
Empedu dihasilkan oleh hati dan ditampung oleh empedu dan di alirkan ke usus dua belas jari. Empedu mengandung garam—garam empedu dan zat pewarna empedu (bilirubin). Garam empedu berfungsi mengemulsikan lemak, zat warna empedu berwarna kecoklatan, dan dihasilkan dengan cara perombakansel darah merah yang sudah tua di hati.
Dinding halus juga menghasilkan getah usuus halus yang mmengandung enzim-enzim sebagai berikut :
- Maltosa, berfungsi mengubah maltosa menjadi glukosa.
- Laktase, berfungsi mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa.
- Sukrase, berfungsi mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa.
- Tripsin, berfungsi mengubah pepton menjadi asam amino.
-Enterokenase, berfungsi mengaktifkan triosinogen (enzim yang
  dihasilkan pangkreas) menjadi tripsin.
Di dalam usus halus terjadi proses pencernaan kimiawi dengan melibatkan berbagai enzim pencernaan. Karbohidrat di cerna menjadi glukosa, lemak di cerna menjadi asam lemak dan gliserol dan protein di cerna menjadi asam amino. Jadi, pada usus dua belas jari, seluruh proses pencernaan karbohidrat, lemak, dan protein di selesaikan. Selanjutnya,proses penyerapan (absorpsi) akan berlangsung di usus kosong dan sebagian di usus penyerap karbohidrat setiap dalam bentuk glukosa.
Lemak diserap dalam bentuk asam lemak dan gliserol. Vitamin dan mineral tidak mengalami pencernaan dan dapat di tarima langsung oleh usus halus.
Pada dinding usus penyerap terdapat jonjot-jonjot usus yang disebut vili. Vili berfungsi untuk memperluas daerah penyerapan usus halus sehingga sari-sari makanan dapat terserap lebih banyak dan cepat, dinding vili banyak mengandung kapiler darahy atau pembuluh limfe.(pembuluh getah bening usus). Agar dapat mencapai darah. Sari-sai makanan harus menembus sel dinding usus halus yang selanjutnya masuk pembuluh darah atau pembuluh limfe, Glukpsa, Asam amino, Vitamin, dan Mineral setalah diserap oleh usus halus melalui kapiler darah akan dibawah oleh darah melalui pembuluh vena porta hepar ke hati. Selanjutnya, dari hati ke jantung kemudian di edarkan ke seluruh tubuh.
Asam lemak dan gliserol bersama empedu membentuk suatu larutan yang disebut misel. Pada saat bersentuhan dengan sel vili usus halus. Gliserol dan asam lemak dan gliserol dibawah oleh pembuluh getah bening usus (pembuluh kil), dan akhirnya masuk ke dalam peredaran darah. Sedangkan garam empedu yang telah masuk ke darah menuju ke hati untuk dibudt empedu kembali. Vitamin yang larut dalam lemak (Vitamin A,D,E dan K) diserap oleh usus halus diangkut melalui pembuluh getah bening. Selanjutnya, vitamin-vitamin tersebut masuk kesistem peredaran darah.
Umumnya makanan diserap saat mencapai akhir usus halus. Sisa makanan yang tidak diserap, secara perlahan-lahan bergerak menuju usus besar.

Usus halus terbagi menjadi tiga bagian seperti berikut:
a. duodenum (usus 12 jari), panjangnya ± 25 cm,
b. jejunum (usus kosong), panjangnya ± 7 m,
c. ileum (usus penyerapan), panjangnya ± 1 m.

5. Usus Besar
Makanan yang tidak dicerna diusus halus, misalnya selulosa bersama dengan lendir akan menuju keusus, besar menjadi fases. Dalam usus besar juga terdapat bakteri escherichia coli. Bakteri ini membantu dalam proses pembusukan sisa makanan. Bakteri e.coli juga menghasilkan vitamin K. Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah.
Usus besar terdiri dari bagian yang naik, yaitu mulai dari usus buntu (apendiks), bagian mendatar, bagian menurun, dan berakhir pada anus. Didalam usus besar fases di dorong secara teratur dan lambat oleh gerakan pristalsis menuju ke rektum (poros usus). Gerakan pristalsis dikendalikan oleh otot polos (otot tak sadar). Pada saat buang air besar otot sfingeres dianus di pengaruhi oleh otot lurik (otot sadar) jadi, proses defekasi (buang air besar) dilakukan dengan adanya konstrasi otot dinding perut yang di ikuti dengan mengendurnya otot sfingeter anus dan konstraksi kolon serta rektum, akibatnya fares dapat terdorong keluar anus.
6.  Anus
                    
            Dalam anatomi, anus, dubur, atau lubang bokong (Latin: ānus) adalah sebuah bukaan dari rektum ke lingkungan luar tubuh. Pembukaan dan penutupan anus diatur oleh otot sphinkter. Feses dibuang dari tubuh melalui proses defekasi (buang air besar - BAB), yang merupakan fungsi utama anus.Anus sering dianggap sebagai bagian yang tabu oleh berbagai kelompok masyarakat.

Anus manusia terletak di bagian tengah bokong, bagian posterior dari peritoneum. Terdapat dua otot sphinkter anal (di sebelah dalam dan luar). Otot ini membantu menahan feses saat defekasi. Salah satu dari otot sphinkter merupakan otot polos yang bekerja tanpa perintah, sedangkan lainnya merupakan otot rangka.

Senin, 26 Maret 2012

How To Eliminate Scar

How to Eliminate Scar

How to Eliminate Scar, Scar was able to reduce the confidence in every person, especially women who are always watching performances or fashion style and what more if the scars are visible on the skin that often look to make us become "confident". Such as scars on the face, hands, legs and so forth. How to remove scars can be done in the traditional manner, following all kinds of ways traditionally remove the scar:
  Rub olive oil into the scar area because this way can help lift scars.
* Aloe vera, aloe vera Apply a liquid resin into the wound area is still new, is an effective way to prevent the formation of permanent scars.
* Honey, honey also can elevate scars and raised scars but honey also can make the skin look naturally.
* Cucumber juice, Apply cucumber juice to the scar area and leave for 15 minutes before washing your face with cold water.
* Coconut oil, try massaging the scar area with palm oil. This method can camouflage scars although it can not completely remove the scar.

Good post to remove the scar is beneficial to you all with a simple and traditional without spending any money to buy drugs that are sometimes injured reliever mebuat skin irritation or skin that is sensitive to drugs that are less suitable in its skin and therefore the traditional way this scar removal you can do and you try.

Abortion Febrilis

Abortion Febrilis

Inkompletus abortion or abortion is accompanied insipiens infection. Clinical manifestations characterized by fever, foul-smelling lokia, pain at the base below the symphysis or in the abdomen, abdominal bloating or tense as a sign of peritonitis.

Int abortion can cause endotoxin shock. Circumstances indicate a state of hypothermia on umumnva sepsis.

basic Diagnosis
A. Anamilesis-Waktil hospital admission may be accompanied by septic shock.
2. Pemeriksami in-umumnva cervix open and palpable residual tissue, uterine or adnexal pain on touching, and smelling fluksus.

Pathogenesis of spontaneous abortion

management
A. Improve general condition (eg, infusion, transfusion and resolve septic shock if any).
2. Fowler position.
3. Adequate antibiotics (for aerobic and anaerobic bacteria). Uterotonik.
5. Giving antibiotics intravenously for 24 hours, followed by digital evacuation or curettage tumpuI.

hari kiamat

Kiamat Menurut Dalil Aqli dan Naqli

Pengertian Hari Kiamat
Kalimat didalam bahasa Indonesia adalah hari kehancuran dunia, kata ini diserap dari bahasa Arab "Yaumul Qiyamah" , yang arti sebenarnya adalah hari kebangkitan umat.
Hari Akhirat (يوم القيامة) dipakai untuk mengistilahkan kehidupan setelah kematian .Hari Akhir ( kiamat ) adalah hari akhir kehidupan seluruh manusia dan makhluk hidup di dunia yang harus kita percayai kebenaran adanya yang menjadi jembatan untuk menuju ke kehidupan Selanjutnya di akhirat yang kekal dan abadi.
Hari akhir adalah hari Kiamat, di mana seluruh manusia dibangkitkan pada hari itu untuk dihisab dan dibalas. Hari itu disebut hari Akhir, karena tidak ada hari lagi setelahnya. Pada hari itulah penghuni Surga dan penghuni Neraka masing-masing menetap di tempatnya.

Dalil Naqli tentang Hari Kiamat
Menurut Prof. Dr. Quraisy Syihab, dalam bukunya Wawasan Al-Quran halaman 80, dua rukun iman inilah yang paling banyak disebutkan dalam Al-Quran. Diantaranya adalah ayat-ayat
Al-Baqarah, ayat 281 yang artinya
“ Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang Sempurna terhadap apa yang Telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan). “

Al-Zalzalah ayat 1 – 5

1.Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat)
2.Dan bumi Telah mengeluarkan beban-beban berat (yang di kandung)nya,
3. Dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (menjadi begini)?",
4. Pada hari itu bumi menceritakan beritanya,
5. Karena Sesungguhnya Tuhanmu Telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.

Dalil Aqli tentang Hari Kiamat
     Dalil ‘aqli merupakan argumen untuk memperkuat dalil naqli yang bersumber dari al-Quran dan Sunnah, karena argumen al-Quran sendiri sudah sangat mampu mengatasi keragu-raguan manusia tentang adanya hari kiamat tersebut. Mari kita tampilkan kemungkinan datangnya hari akhir menurut teori para ahli pada bidangnya masing-masing.

Menurut Ahli Astronomi
 

Menurut ahli Geologi
      Di dalam perut bumi terdapat gas yang panas yang berkembang dan terus menerus menekan kearah luar bumi. Akan tetapi bumi itu sendiri mendapat tekanan (atmosfir) dari luar atau permukaannya, sehingga terjadilah keseimbangan. Namun diperkirakan bahwa tekanan dari luar semakin lama semakin lemah, bahkan tak berdaya lagi akhirnya mengakibatkan gas bumi akan meledak dengan ledakan yang sangat dahsyat dan akan mengeluarkan bola api raksasa yang membawa kehancuran.

Menurut Ahli Fisika
    Menurut Teori Ilmu Alam bahwa sumber energi terbesar yang dapat memenuhi kebutuhan semua kehidupan di dunia ini adalah matahari. Begitu juga daya tarik antara benda-benda angkasa (planet) itu ada ketergantungan dengan energi matahari. Namun lambat laun sinar matahari semakin melemah, akibatnya mempengaruhi daya tarik diantara planet-planet tersebut akhirnya tidak ada keseimbangan, maka terjadilah tabrakan diantara mereka.

  Bumi dan planet-planet lainnya berputar mengelilingi matahari secara teratur dan sempurna masing-masing planet mempunyai daya tarik-menarik sehingga beredar dan bergerak seimbang/serasi. Namun daya tarik menarik itu semakin lama akan semakin berkurang bahkan hilang sama sekali, akhirnya akan saling bertabrakan dan hancur.

larangan memakan harta anak yatim


“MEMAKAN HARTA ANAK YATIM”
Memakan harta anak yatim secara tidak sah adalah termasuk dosa besar. Sebab anak yatim adalah sosok manusia yang sangat membutuhkan bantuan baik dibidang pendidikan, kehidupan, sehari – hari  seperti sandang, papan dan lain – lain. Oleh karena itu mengambil harta anak yatim dengan cara aniaya termasuk dosa besar. 
Ketika seorang anak menjadi yatim, karena ditinggal mati oleh orangtuanya, Islam menganjurkan agar kaum muslimin, terutama kaum kerabatnya, dapat menjaga dan mengurus harta mereka yang diperolehnya melalui proses pewarisan. Pengurusan harta anak yatim ini terus berlangsung sampai usia anak ini menjadi dewasa sebagaimana dijelaskan dalam ayat berikut.

“Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk menikah (dewasa). Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya. Dan janganlah kamu memakan harta anak yatim lebih dari batas kepatutan dan (janganlah kamu) tergesa-gesa (membelanja¬kannya) sebelum mereka dewasa. Siapa saja (di antara pemelihara itu) mampu, maka hendaklah ia menahan diri (dari memakan harta anak yatim) dan siapa saja yang miskin, maka bolehlah ia memakan harta itu menurut yang patut. Kemudian apabila kamu menyerahkan harta kepada mereka, maka hendaklah kamu adakan saksi-saksi (tentang penyerahan itu) bagi mereka. Dan cukuplah Allah sebagai Pengawas (atas persaksian itu)”. (QS An-Nisa [4]: 6)
Tatkala seorang pengurus, terutama bagi mereka yang serba berkecukupan, tidak mampu menjaga dirinya dari memakan harta anak yatim, maka Allah SWT mengancam mereka dengan ancaman yang sangat besar sesuai dengan ayat berikut.
“Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka). (QS An-Nisa [4]: 10)”
Resiko Makan Harta Anak Yatim
Sesungguhnya memakan harta anak yatim adalah dosa besar yang membinasakan. Kalau ditinjau dari pendapat para ulama, tidak ada perbedaan antara makan yang sedikit atau banyak sekalipun satu biji yang dimakan.
 Allah SWT berfirman dalam Surat Ad Dhuha 9-10:
“Ada pun terhadap anak yatim makan janganlah kamu berlaku sewenang-wenang dan terhadap orang yang meminta-minta makan janganlah kamu menghardiknya.”
Dalam Surat Al Ma’un ayat 1-3:
“Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.”
Allah SWT berfirman:
 “Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak-anak yatim dengan zalim, pada hakikatnya mereka itu hanya memakan api dalam perutnya, kelak mereka akan masuk ke neraka sair.”
 (An Nisaa’ 10)Allah SWT berfirman:
 “Dan janganlah kamu sekalian mendekati harta anak yatim kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat. (Al Israa’ 34)
“Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah: Mengurus mereka secara patut adalah kepadamu tentang baik dan jika kamu bergaul dengan mereka, maka mereka adalah saudaramu dan Allah mengetahui siapa yang berbuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan. (Al Baqarah 220)

Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: Hindarilah tujuh perkara yang membinasakan. Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah SAW apakah itu?” Rasulullah SAW bersabda: 1. Syirik, 2. Berbuat sihir, 3. Membunuh orang yang diharamkan oleh Allah untuk dibunuh kecuali dengan alasan yang benar (menurut ajaran agama), 4. Memakan riba, 5. Memakan harta anak yatim, 6. Berpaling di waktu peperangan (bukan untuk bersiasat akan tetapi lantaran takut kepada musuh), 7. menuduh zina kepada wanita mukmin yang sudah bersuami yang tidak terlintas di hatinya untuk menjalankan kejelekan.

Diriwayatkan oleh AL Hakim dan Al Baihaqi dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda: Empat orang, wajib bagi Allah tidak memasukan mereka ke surga dan tidak diberi karunia untuk merasakan nikmatnya di surga. Mereka adalah orang yang suka minum khamar, pemakan harta riba, pemakan harta anak yatim dengan jalan yang di tepat dan orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya.”Rasulullah SAW bersabda: Tiga orang yang berdoa kepada Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung, tidak dikabulkan: 1. seorang lelaki yang mempunyai istri yang berakhlak jahat, tetapi tidak mau menceraikannya, 2. Orang lelaki yang mempunyai harta kepada lelaki lain, tetapi tidak disaksikan kepada orang lain lagi, 3. Lelaki yang menyerahkan hartanya kepada orang yang bodoh. Allah berfirman: Dan janganlah kamu berikan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya (anak yatim piatu yang belum balig atau orang dewasa yang tidak bisa mengaturnya.” (Diriwayatkan oleh AL Hakim dari Abu Musa ra.)
Dalam tafsir Al Qurtubi ada hadis dari Abu Said Al Kudry ra sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: Pada malam aku di-Israilkan oleh Allah, aku melihat kaum yang bibirnya laksana bibir unta. Dan sesungguhnya ada malaikat yang diserahi tugas menarik bibir mereka. Kemudian mulut mereka itu diisi dengan batu yang besar dan nanti akan keluar dari pantat mereka. Lalu aku (Muhammad) bertanya: “Wahai Jibril, siapakah itu?” Jibril menjawab: “Mereka adalah orang-orang yang memakan harta anak yatim dengan zalim.”   

Hukum Memakan Harta Anak Yatim
 Memakan harta anak yatim secara zalim adalah termasuk dalam dosa-dosa besar dan mendapat seksa yang amat pedih. Firman Allah Subhanahu wa Ta‘ala yang tafsirnya : 
“Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang telah baligh) itu akan harta mereka, dan janganlah kamu tukar gantikan yang baik dengan yang buruk, dan janganlah kamu makan harta mereka (dengan menghimpunkannya) kepada harta kamu, kerana sesungguhnya (yang demikian) itu adalah dosa yang besar.”
(Surah An-Nisa’: 2)
 FirmanNya lagi yang tafsirnya :
“Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak-anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu hanyalah menelan api ke dalam perut mereka, dan mereka pula akan masuk ke dalam api neraka yang menyala-nyala.”
(Surah An-Nisa’: 10) 
Banyak disebutkan dalam hadis tentang ancaman dan peringatan terhadap orang-orang yang memakan harta anak yatim. Di antaranya, hadis daripada Abu Dzar yang maksudnya : 
“Bahawasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Wahai Abu Dzar! Sesungguhnya aku lihat kami ini orang yang lemah. Sesungguhnya aku sangat menyayangimu. Janganlah engkau  memberikan kepimpinan kepada dua orang sekaligus dan janganlah engkau membiarkan harta anak yatim dikuasai oleh orang yang tidak bertanggungjawab.”
(Hadis riwayat Muslim)
Sabda Baginda lagi daripada Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu maksudnya :
“Daripada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam Baginda bersabda: “Hindarilah tujuh perkara yang merosakkan (dosa besar).”

Mereka berkata: “Apakah dia wahai Rasulullah?

Baginda bersabda: “Menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang telah diharamkan oleh Allah (membunuhnya) melainkan dengan (jalan) yang hak (yang dibenarkan oleh syara‘), makan riba, makan harta anak yatim, melarikan diri ketika perang dan menuduh (berzina) wanita-wanita yang muhshanat (wanita yang menjauhkan perkara dosa) yang beriman lagi tidak terlintas memikirkan sebarang kejahatan.”
(Hadis riwayat Al-Bukhari dan Muslim)

Haram bagi penjaga memakan harta anak yatim walau sedikit pun melainkan yang dibenarkan oleh syara‘. Firman Allah Subhanahu wa Ta‘ala yang tafsirnya: 
“Dan siapa (di antara penjaga harta anak yatim itu) yang kaya maka hendaklah ia menahan diri (dari memakannya); dan sesiapa yang miskin maka bolehlah ia memakannya dengan cara yang sepatutnya.”
(Surah An-Nisa’: 6) 
Penjaga yang miskin harus mengambil sedikit daripada harta anak yatim itu dengan kadar hajat sahaja dan janganlah pula melampaui batas. 
Walau bagaimanapun dalam kitab Ar-Raudah, jika penjaga yang miskin itu mampu setelah dia mengambil sedikit harta anak yaitm tersebut adalah tidak wajib baginya untuk mengganti semula harta anak yatim itu menurut pendapat yang azhar.


anatomi fisiologi reproduksi wanita

MAKALAH
ANATOMI FISIOLOGI REPRODUKSI WANITAKATA PENGANTAR


            Puji syukur kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan hidayah-Nya. Sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah “ Anatomi Fisiologi Reproduksi Wanita ” dengan baik tanpa halangan apapun.
            Penulis menyadari bahwa tiada manusia yang sempurna,karena manusia pasti mempunyai kekurangan. Penulis juga tidak lepas dari sifat kekurangan itu,sehingga apa yang tertulis dalam makalah ini masih jauh dari kesempurnaan walaupun penulis usahakan semaksimal mungkin. Oleh karena itu, penulis dengan senang hati menerima kritik dan saran yang bersifat membangun demi menjadi lebih sempurna.
            Pada kesempatan ini penulis mengucapkan rasa hormat dan terima kasih  kepada :
1.      Bapak Trisno Suwandi,S.pd,MM, selaku direktur Akbid Pemkab Kudus
2.      Ibu Umi Wijayanti,S.pd,M.kes selaku pembimbing yang telah memberi pengarahan yang sangat
         berguna dalam penyusunan makalah ini.
3.      Kedua orang tua, yang sudah mendukung dalam pembuatan makalah ini.
4.      Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu.
Semoga Allah SWT memberikan balasan atas segala jasa, kebaikan-kebaikan, serta bantuannya yang telah diberikan kepada penulis.
            Akhirnya penulis berharap semoga makalah ini memberikan manfaat bagi penulis khususnya dan bagi para pembaca pada umumnya. Amin.



Kudus, 26 Maret 2012
Penulis






DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL ..................................................................................................................1
KATA PENGANTAR................................................................................................................2
DAFTAR ISI ..............................................................................................................................3
BAB        I      PENDAHULUAN ...............................................................................................4
A.Latar Belakang Masalah.................................................................. .......................4
B. Rumusan Masalah............................ ............................................... ......................4
C.Tujuan................................................... ........................................... ......................4
D. Metode Pengumpulan Data ...................................................................................4
BAB        II    ANATOMI ALAT-ALAT REPRODUKSI WANITA ......................................5
                 A. Alat Reproduksi Luar............................................................................. ...............5
B.  Alat Reproduksi dalam .........................................................................................7
BAB      III      FISIOLOGI ALAT-ALAT REPRODUKSI WANITA .................................10
A.    Fisiologi Haid.......................................................................................................10
B.     Ovulasi.................................................................................................................11
BAB      IV       PENUTUP ........................................................................................... ...........12
A.    Kesimpulan.. .................................................................................... ....................12
B.     Saran................................................................................................ .....................12
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... ....................13










BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Petugas medis dan paramedis yang akan berkecimpung dalam bidang kebidana haruslah mempelajari dan mendalami susunan anatomi dan fisiologi alat – alat kandungan / alat reproduksi wanita, maka perubahan – perubahan yang terjadi selama kehamilan akan mudah dipellajari.
Oleh karena itu, agar dapat mendalami susunan anatomi alat reproduksi wanita.  Serta mengetahui perubahan yang terjadi selama kehamilan, penulis membuat makalah yang berjudul “ Anatomi Fisiologi Reproduksi wanita “

B.     Rumusan Masalah
Rumusan masalah yang penulis angkat dari makalah “ Anatomi Fisiologi Reproduksi Wanita “ yaitu         :
1.    Bagaimana Susunan Anatomi Alat Reproduksi Wanita ?
2.    Bagaimana Fisiologi Alat Reproduksi Wanita ?

C.     Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah “Aspek sosial bidaya dan mitos pada Kehamilan” yaitu       :
1.    Memenuhi tugas asuhan kehamilan semester II
2.    Mengetahui susunan anatomi dan fisiologi reproduksi wanita

D.     Metode Pengumpulan Data
Adapun metode yang di gunakan dalam makalah ini :
Metode literature atau Metode pustaka
   Metode ini kami gunakan berdasarkan hasil laporan yang kami peroleh dari sumber bacaan dan informasi dari internet.


BAB II
ANATOMI
ALAT-ALAT REPRODUKSI WANITA

Alat reproduksi wanita dibagi atas 2 bagian :
v  Alat reproduksi luar ( genetalia eksterna ) :
Dalam arti sempit adalah alat kandungan yang dapat dilihat dari luar bila wanita dalam posisi litotomi. Yang fungsinya dikhususkan untuk kopulasi ( koitus).
v  Alatreproduksi dalam ( genetalia interna )

A.     Alat Reproduksi Luar
·      Vulva
Bagian alat kandungan luar yang berbentuk lonjong , berukuran panjang mulai dari klitoris, kanan kiri dibatasi bibir kecil, sampai ke belakang di batasi perineum.
-            Labia Majora ( Bibir Besar Kemaluan )
Berada pada bagian kanan dan kiri, berbentuk lonjong, yang pada wanita menjelang dewasa ditumbuhi juga oleh pubes lanjutan dari mons veneris.
-            Labia Minora
Bagian dalam dari bibir besar yang berwarna merah jambu. Di sini juga dijumpai Frenulum klitoris, preputium, dan frenulum pudenda
-            Mons Veneris (Tundun ) 
Daerah yang menggantung di atas simfisis, yang akan ditumbuhi rambut kemaluan ( pubes ) apabila wanita berangkat dewasa. Pada wanita rambut ini akan tumbuh membentuk sudut lengkung, sedangkan pada pria membentuk sudut runcing ke atas.
-          Vestibulum
Terletak di bawah selaput lendir vulva, atau diantara 2 labia minor. Terdiri dari bulbus vestibuli kanan dan kiri. Di sini dijumpai kelenjar vestibuli mayor ( kelenjar bartholini ) dan kelenjar vestibulum minor.
-            Introitus Vagina
Adalah pintu masuk vagina.

-            Hymen  ( Selaput Dara )
Merupakan selaput yang menutupi introitus vagina. Biasanya berlubang membentuk semilunaris, anularis, tapisan, septata, atau fimbria. Bila tidak berlubang disebut atresia himenalis atau hymen imperforata. Himen akan robek pada koitus apalagi setelah bersalin. Sisanya disebut kurunkula hymen atau sisa hymen.
-            Perineum
Terletak diantara vulva dan anus.
·      OUE ( Orifisium uretra eksterna / Lubang kemih )
Adalah tempat keluarnya air kemih yang terletak di bawah klitoris. Di sekitar lubang kemih bagian kiri dan kanan didapati lubang kelenjar skene.
·      Klitoris ( Kelentit )
Identik dengan penis pada pria, kira – kira sebesar kacang hijau sampai cabe rawit dan ditutupi oleh frenulum klitoris. Glans klitoris berisi jaringan yang dapat berereksi, sifatnya amat sensitif karena banyak memiliki serabut saraf.



Gambar Alat Reproduksi Wanita Luar ( Genetalia feminina eksterna )

B.   Alat Reproduksi Dalam
·      Sepasang Ovarium ( Indung Telur )
Terdapat dua indung telur, masing – masing di kanan dan di kiri Rahim, dilapisi mesovarium dan tergantung di belakang lig. Latum. Bentuknya seperti buah almon., sebesar ibu jari tangan ( jempol ) ukuran 2,5 – 5 cm  0,6 – 1 cm. indung telur ini posisinya ditunjang oleh mesovarium, lig. Ovarika, lig. Infundibulopelvikum. Merupakan alat reproduksi yang setelah dewasa menghasilkan ovum ( telur ). Berfungsi sebagai kelenjar endokrin ( menghasilkan estrogen dan progresteron ). Juga berperan dalam mengatur siklus haid. Strukturnya terdiri dari :
-       Korteks / kulit
o  Tunika albuginea, yaitu epitel berbentuk kubik
o  Jaringan ikat di sela – sela jaringan lain
o  Stroma, folikel primordial, dan folikel de graf
o   Sel – sel Warthard
-       Medulla / inti atau zona vaskulosa terdiri dari :
o  Stroma berisi pembuluh darah
o  Serabut saraf
o  Beberapa otot polos
Seumur hidupnya, seorang wanita diperkirakan akan mengeluarkan sel telur kira – kira 400 butir.
·      Vagina ( Liang Senggama )
Liang atau saluran yang menghubungkan vulva dengan rahim, terletak diantara saluran kemih dan liang dubur. Di bagian ujung tasanya terletak mulut Rahim. Ukuran panjang dinding depan 8 cm dan dinding belakang 10 cm. bentuk dinding dalamnya berlipat – lipat,, disebut rugae sedangkan ditengahnya ada bagian yang lebih keras disebut kolumna rugarum. Dinding vagian terdiri dari lapisan mukosa, lapisan otot, dan lapisan jaringan ikat. Berbatasan dengan serviks membentuk ruangan lengkung, antara lain forniks lateral kiri dan kanan, forniks anterior, dan forniks posterior. Suplai darah vagina diperoleh dari arteria uterine, arteria vesikalis inferior, arteria hemoroidalis mediana, dan arteria pudendus interna. Fungsi penting dari vagina ialah sebagai (a) Saluran keluar untuk mengalirkan darah haid dan secret lain dari Rahim, (b) Alat untuk sanggama, (c) Jalan lahir pada waktu bersalin.
·      Uterus / Histera / Hister ( Rahim )
Merupakan organ otot berdinding tebal dan berongga ( cavum ). Bentuk, besar, letak, dan susunan uterus berbeda – beda tergantung pada umur, organ sekitarnya dalam keadaan hamil. Terletak pada rongga panggul antara vesika urinaria dengan colon sigmoid dan rectum. Uterus ini sendiri berfungsi sebagai tempat implantasi ovum yang telah dibuahi, Sebagai tempat perkembangan dan memberi makan pada janjn yang sedang berkembang. Dengan vagina termasuk jalan lahir lunak.
Bagian – bagian uterus antara lain :
-       Fundus Uteri
-       Corpus Uteri
-       Isthmus Uteri
-       Serviks Uteri
Bagian dinding uterus secara historik terdiri dari 3 bagian yaitu;
-       Lapisan serosa ( lapisan peritoneum ), di luar
-       Lapisan otot ( lapisan myometrium ), di tengah
-       Lapisan mukosa ( lapisan endometrium ), di dalam
Sikap dan letak Rahim dalam rongga panggul terfiksasi dengan baikk karena disokong dan dipertahankan oleh,
-          Tonus rahim itu sendiri
-          Tekanan intra abdominal
-          Otot – otot dasar panggul
-          Ligament – ligament
o   Lig. Cardinal kanan dan kiri ( mackendort)
o   Lig. Sakro uterine
o   Lig. Rotundum
o   Lig. Latum
o   Lig. Infundibulo pelvikum
Letak Rahim dalam keadaan fisiologis adalah anteroflesi. Letak – letak lainya adalah antefleksi ( tengadah ke belakang ), retrofleksi ( tengadah ke belakang ), anteversi ( terdorong ke depan ), retroversi ( terdorong ke belakang ), suplai darah rahim dialiri oleh artteri uterine yang berasal dari arteri ilikaka interna ( a.hipogastrika ) dan arteri ovarika.
Fungsi rahim adalah    :
a.       tempat tumbuh janin berkembang.
b.      berkontraksi terutama sewaku bersalin dan sesudah bersalin.
c.       berfungsi waktu siklus haid

·      Tuba Uterina ( Saluran Telur )
Adalah saluran telur yang keluar dari korpus rahim kanan dan kiri, panjangnya 12 – 1 cm, diameter 3 – 8 mm. bagian luarnya diliputi oleh peritoneum visceral yang merupakan bagian dari ligamentum latum. Bagian dalam dilapisi silia, yaitu rambut getar yang berfungsi untuk menyalurkan telur hasil konsepsi.
Saluran telur terdiri dari empat bagian :
-       Pars interstisialis (intramuralis),
-       Pars ismika, yang merupakan bagian tengah saluran telur yang sempit,
-       Pars ampularis,, di mana biasanya pembuahan (konsepsi) terjadi,
-       Infundibulum, yang merupakan ujung tuba yang terbuka ke rongga perut. Di ujung infundibulum teredapat umbai – umbai (fimbriae) yang berguna untuk menangkap sel telur (ovum), yang kemudian akan disalurkan ke dalam tuba.
Fungsi saluran telur adalah     :
a.       sebagai saluran telur.
b.      menangkap dan membawa ovum yang dilepaskan oleh indung telur.
c.       tempat terjadinya pembuahan (konsepsi = fertilisasi)
Gambar Alat Reproduksi Wanita Dalam( Genetalia feminina interna )


BAB III
FISIOLOGI
ALAT-ALAT REPRODUKSI WANITA

Dalam masa kanak – kanak, indung telur masih masa istirahat, belum berfungsi dengan baik.setelah akil baliq,maka terjadilah perubahan –perubahan besar pada seluruh tubuh wanita. Pubertas tercapai pada usia sekitar 12 – 16 tahun, namun hal ini di pengaruhi oleh keturunan , bangsa,iklim,dan lingkungan. Ciri khas kedewasaan manusia di tandai dengan adanya perubahan – perubahan siklik pada alat kandungan sebagai persiapan untuk suatu kehamilan. Peristiwa penting tersebut di tandai dengan datangnya haid,yaitu pengeluaran darah tiap bulan dari dalam rahim. Selain itu , pada ketiak dan alat kemaluan luar tumbuh rambut, buah dada ( payudara ) bertambah besar, panggul dan pinggul menjadi luas, sehingga tubuh remaja putri ini mempunyai bentuk khas wanita. Dengan akil baliq ini, seorangb remaja putri mulai memasuki kurun waktu reproduktif, artinya masa mendapatkan keturunan yang berlangsung kira – kira  30.
Haid yang pertama kali terjadi di sebut Minarche. Setelah masa reproduksi, wanita masuk dalam masa Klimakterium yang terjadi secara berangsur – angsur di mana haid akan menjadi  tidak teratur, lalu akhir nya berhenti sama sekali sesuai dengan lanjutnya usia. Keadaan ini di sebut Menopause ( stop haid ). Perubahan – perubahan yang kompleks dan harmonis ini di atur oleh Serebrom, Hipotalamus, Hipofise,Alat – alat kandungan, Korteks Adrenal ,Kelenjar Tiroid dan kelenjar – kelenjar lainnya.

A.     Fisiologi Haid
               Pada wanita yang sehat dan tidak hamil, setiap bulan secara teratur mengeluarkan darah dari alat kandungannya, dan ini di sebut haid. Ada yang menyebutnya Mensis, Mentruasi, datang Bulan,kain kotor,atau Period.
Pada siklus haid, Mukosa Rahim di persiapkan secara teratur  untuk mernerima ovum yang di buahi setelah terjadinya ovulasi , keadaan ini di kontrol oleh Hormon hormon yang dapat di deteksi dalam air Kemih yang di periksa adalah air kemih 24 jam dan di ukur kadar Estriol dan Pregnandiolnya.


Hormon – hormon Siklus Haid           :
·         FSH ( folllicle stimulating Hormone ) dikeluarkan oleh hipofise lobus depan.
·         Estrogen di hasilkan oleh ovarium
·         LH ( luteinizing Hormone ) dihasilkan HipofIise, dan
·         Progesteron dikeluarkan oleh indung telur.
Setelah selesai haid, oleh pengaruh hormon FSH dan Estrogen, selaput lendir rahim ( endometrium ) menjadi semakin tebal. Bila terjadi ovulasi, berkat pengaruh progesteron selaput ini menjadi  lebih tebal lagi, dan kelenjar endometrium tumbuh berkeluk – keluk. Bersamaan dengan itu, endometrium menjadi lebih lembek seperti karet busa dan melakukan persiapan – persiapan supaya sel telur yang telah di buahi dapat bersarang. Bila tidak ada sel telur yang bersarang, endometrium ini terkelupas dan terjadi perdarahan yang disebut haid.

B.   OVULASI ( PENGELUARAN SEL TELUR )
Kapan terjadinya ovulasi atau keluarnya sel telur dari indung telur perlu kita ketahui untuk menentukan masa / hari subur seorang wanita, karena kehamilan hanya mungkin terjadi bila sanggama ( koitus ) dilakukan pada sekitar saat ovulasi. Biasanya ovulasi terjadi kira – kira 14 hari sebelum haid yang akan datang. Dengan kata lain, diantara dua haid yang berurutan, indung telur akan mengeluarkan ovum, setiap kali suatu dari ovarium kanan dan lain kali dari ovrium kiri.

Cara menentukan adanya ovulasi :
·         Biopsi endometrium
·         Suhu basal badan
·         Sitologi vaginal
·         Getah serviks
·         PH getah vagina, dan
·         Endoskopi.



BAB IV
PENUTUP

A.     Kesimpulan
Alat reproduksi wanita dibagi atas 2 bagian :
Alat reproduksi luar ( genetalia eksterna ) :
Dalam arti sempit adalah alat kandungan yang dapat dilihat dari luar bila wanita dalam posisi litotomi. Yang fungsinya dikhususkan untuk kopulasi ( koitus).
Alatreproduksi dalam ( genetalia interna
B.     Saran
Saran penulis untuk para pembaca      :
Untuk mengerti perubahan – perubahan yang terjadi selama kehamilan, pembaca lebih mendalami susunan anatomi dan fisiologi reproduksi wanita










DAFTAR PUSTAKA
Muchtar,rustman.1998.Sinopsis Obstetri.Jakarta:EGC